Rabu, 13 Maret 2013
Trubleshooting Disk Drive
Trubleshooting Disk Drive
Kasus :
Komputer tidak mau booting, setelah memasang hard disk yang baru, komputer
tidak mau booting dan tidak ada pesan kesalahan yang muncul pada layar monitor.
Solusi :
1. Matikan komputer, buka casing
komputer dan lepaskan harddisk dari casing, dengan terlebih dahulu melepaskan
skrup yang terpasang pada harddsk.
2. Pastikan jumper yang terpasang pada
hard disk posisinya sudah benar.
3. Pasang kembal hard disk dan remount
your device in the komputer dan tutup/pasang kembali tutup pada casing
computer.
4. Masukkan disket bootable pada drive A
dan hidupkan komputer. Jalankan program Disk Manager dengan cara masukkan
disket Disc Wizard ke drive A dan ketik A:CDM. Kemudian tekan tombol ENTER.
5. Ikuti instruksi yang ada di Disk
Manager untuk menginstall dan memformat harddisk.
6. Setelah program Disk Manager selesai
dijalankan, booting kembali komputer.
Kasus : Pada
DOS muncul pesan kesalahan “Disk Boot Failure,” “Non-System Disk” atau “No ROM
Basic – SYSTEM HALTED”.
Solusi :
1. Install kembali file sistem DOS
menggunakan utility DOS SYS.
2. Cek semua kabel yang terpasang pada
motherboard.
3. Gunakan FDISK untuk melihat apakah
partisi primer (biasanya diatur untuk harddisk dan digunakan untuk booting
pertama kali) sudah aktif atau belum.
4. Cek apakah hard disk terkena virus
atau tidak, dengan menggunakan anti virus.
Kasus : Pada
sistem muncul pesan kesalahan : “HDD Controller Failure”
Solusi :
Amati dan perhatikan jumper pada harddisk sudah benar atau belum, kalau belum
segera masukkan sesuai dengan urutannya.
Kasus :
Ketika menghidupkan komputer. Pada waktu menghidupkan komputer, layar monitor
tetap hitam dan tidak berubah.
Solusi :
1. Pastikan kabel monitor sudah
terpasang di casing komputer dan power monitor sudah dihidupkan.
2. Pastikan kabel dari VGA Card sudah
terpasang di slot pada casing komputer dengan benar dan masuk ke slot pada
monitor dengan baik.
3. Restart kembali komputer.
Kasus :
Ketika menghidupkan komputer, di layar monitor muncul pesan kesalahan : “Drive
not ready”
Solusi :
1. Cek koneksi semua kabel. Pastikan pin
1 pada drive dihubungkan ke pin pada harddisk controller.
2. Pastikan daya power suppy cukup
dengan kebutuhan.
3. Booting kembali computer.
Kasus : Pada
FDISK muncul pesan kesalahan, “No Fixed Disk Present’ .
Solusi :
1. Pastikan daya power supply cukup dan
sesuai dengan kebutuhan.
2. Cek isi dari drive pada waktu
melakukan setup pertama kali.
3. Cek apakah terjadi konflik pada
alamat atau port I/O.
Senin, 11 Maret 2013
Troubleshooting CD ROM
TRUBLESHOOTING CD ROM
Kasus :
Memasang CDROM pada komputer, tetapi pada waktu digunakan CDROM tidak bisa
membaca inputan atau kasus lain Wndows tdak mengenal CDROM yang dipasang.
Solusi :
Ø Buka kembali casing komputer. Pastkan
kabel power dan kabel data sudah masuk ke slot yang ada d motherboard dan CDROM.
Jka ada yang belum dimasukkan, segera dimasukkan.
Ø Cek pemasangan kabel, jangan sampai
terbalik. Karena kalau sampai terbalik, CDROM tidak akan bisa terbaca.
Ø Cek driver dari CDROM yang dipasang
pada komputer. Biasanya begitu CDROM terpasang, maka Windows akan memberikan
pesan menemukan perangkat keras baru yang terpasang. Supaya CDROM berjalan
dengan sempurna, segera install driver yang menyertai CDROM tersebut.
Ø Apabila CDROM masih belum bisa
membaca, kemungkinan head atau optik yang ada di CDROM tersebut kotor. Untuk
membershkannya, bisa membeli CD Cleaner di toko-toko yang menjual VCD.
Kasus :
Kegagalan meng-uninstall, mencoba meng-uninstall driver tetapi tidak bisa
berjalan dengan baik.
Solusi :
1. Klik menu start - klik kanan My Computer -
Properties - pilih bagian Hardware -Device Manager
- DVD/CD-ROM Drives klik kanan pada drive tersebut dan
pilih Uninstall dari menu yang ada. Restart komputer.
2. Setelah
di restart, Windows akan meng-install kembali driver dan mengenali CD/DVD ROM.
Kasus :
CD ROM tidak
otomatis aktf ketika kita memasukkan sebuah CD ke dalam CDROM tersebut.
Solusi :
Untuk
mengaktifkan fitur “Audio Insert Notification”, langkahnya adalah sebagai
berikut :
1. Klik
kanan icon My Computer pada desktop, kemudian pilih Properties. Kotak dialog
System Properties akan muncul.
2. Klik pada
bagian Device Manager. Sebuah daftar dari perangkat keras akan muncul.
3. Klik
kanan dua kali CD-ROM, kemudian pilih CD-ROM drive.
4. Pilih
tombol Properties. Kotak dialog properties dari CD-ROM akan muncul.
5. Pilih
pada bagian Setting.
6. Klik
pilihan “Auto insert notofication” untuk diaktifkan.
7. Pilih OK
sampai semua dialog Properties ditutup, kemudian restart Windows untuk melihat
perubahan yang terjadi. CD ROM
Kasus :
Memasang CDROM pada komputer, tetapi pada waktu digunakan CDROM tidak bisa
membaca inputan atau kasus lain Wndows tdak mengenal CDROM yang dipasang.
Solusi :
Ø Buka kembali casing komputer. Pastkan
kabel power dan kabel data sudah masuk ke slot yang ada d motherboard dan CDROM.
Jka ada yang belum dimasukkan, segera dimasukkan.
Ø Cek pemasangan kabel, jangan sampai
terbalik. Karena kalau sampai terbalik, CDROM tidak akan bisa terbaca.
Ø Cek driver dari CDROM yang dipasang
pada komputer. Biasanya begitu CDROM terpasang, maka Windows akan memberikan
pesan menemukan perangkat keras baru yang terpasang. Supaya CDROM berjalan
dengan sempurna, segera install driver yang menyertai CDROM tersebut.
Ø Apabila CDROM masih belum bisa
membaca, kemungkinan head atau optik yang ada di CDROM tersebut kotor. Untuk
membershkannya, bisa membeli CD Cleaner di toko-toko yang menjual VCD.
Kasus :
Kegagalan meng-uninstall, mencoba meng-uninstall driver tetapi tidak bisa
berjalan dengan baik.
Solusi :
1. Klik menu start - klik kanan My Computer -
Properties - pilih bagian Hardware -Device Manager
- DVD/CD-ROM Drives klik kanan pada drive tersebut dan
pilih Uninstall dari menu yang ada. Restart komputer.
2. Setelah
di restart, Windows akan meng-install kembali driver dan mengenali CD/DVD ROM.
Kasus :
CD ROM tidak
otomatis aktf ketika kita memasukkan sebuah CD ke dalam CDROM tersebut.
Solusi :
Untuk
mengaktifkan fitur “Audio Insert Notification”, langkahnya adalah sebagai
berikut :
1. Klik
kanan icon My Computer pada desktop, kemudian pilih Properties. Kotak dialog
System Properties akan muncul.
2. Klik pada
bagian Device Manager. Sebuah daftar dari perangkat keras akan muncul.
3. Klik
kanan dua kali CD-ROM, kemudian pilih CD-ROM drive.
4. Pilih
tombol Properties. Kotak dialog properties dari CD-ROM akan muncul.
5. Pilih
pada bagian Setting.
6. Klik
pilihan “Auto insert notofication” untuk diaktifkan.
7. Pilih OK
sampai semua dialog Properties ditutup, kemudian restart Windows untuk melihat
perubahan yang terjadi.
Minggu, 10 Maret 2013
Troubleshooting Harddisk
Troubleshooting Harddisk
Kasus:
Komputer tidak mau booting, Setelah memasang hard disk yang baru, komputer
tidak mau booting dan tidak ada pesan kesalahan yang muncul pada layar monitor.
Solusi:
Ø Matikan komputer, buka casing
komputer dan lepaskan hard disk dari casing, dengan terlebih dahulu melepaskan
skrup yang terpasang pada hard disk.
Ø Pastikan jumper yang terpasang pada
hard disk, posisinya sudah benar.
Ø Pasang kembali hard disk dan Remount
your drive in the computer dan tutup/pasang kembali tutup pada casing komputer.
Ø Masukkan disket bootable pada drive A
dan hidupkan komputer. Jalankan program Disk Manager dengan cara masukkan
disket Disc-Wizard ke drive A dan ketik A:XDM. Kemudian tekan tombol ENTER.
Ø Ikuti instruksi yang ada di Disk
Manager untuk menginstall dan memformat hard disk.
Ø Setelah program Disk Manager selesai
dijalankan, booting kembali komputer.
Kasus: Pada
DOS muncul pesan kesalahan “Disk Boot Failure,” “Non-System Disk” atau “No ROM
Basic – SYSTEM HALTED”.
Solusi:
Ø Install kembali file sistem DOS
menggunakan utility DOS SYS.
Ø Cek semua kabel yang terpasang pada
motherboard.
Ø Gunakan FDISK untuk melihat apakah
partisi primer (biasanya diatur untuk hard disk dan digunakan untuk booting pertama
kali) sudah aktif atau belum.
Ø Cek apakah hard disk terkena virus
atau tidak, dengan menggunakan anti virus.
Kasus: Pada
sistem muncul pesan kesalahan: “HDD Controller failure”.
Solusi:
Amati dan perhatikan jumper pada hard disk sudah benar atau belum. Kalau belum
segera masukkan sesuai dengan urutannya.
Kasus:
Ketika menghidupkan komputer. Pada waktu menghidupkan kompmter, layar monitor
tetap hitam dan tidak berubah.
Solusi:
Ø Pastikan kabel monitor sudah
terpasang di casing komputer dan power monitor sudah dihidupkan.
Ø Pastikan kabel dari VGA Card sudah
terpasang di slot pada casing komputer dengan benar dan masuk ke slot pada
monitor dengan baik.
Ø Restart kembali komputer.
Kasus:
Ketika menghidupkan komputer, di layar monitor muncul pesan kesalahan: “Drive
not Ready”.
Solusi:
Ø Cek koneksi semua kabel. Pastikan pin
1 pada drive dihubungkan ke pin 1 pada hard-disk controller.
Ø Pastikan daya power suppy cukup
dengan kebutuhan.
Ø Booting kembali computer
Kasus: Pada
FDISK muncul pesan kesalahan, “No Fixed Disk Present’.
Solusi:
Ø Pastikan daya power supply cukup dan
sesuai dengan kebutuhan.
Ø Cek isi dari drive pada waktu
melakukan setup pertama kali.
Ø Cek apakah terjadi konflik pada
alamat atau port I/O.
Kamis, 07 Maret 2013
Troubleshooting Power Supply
Troubleshooting Power
Supply
Power Supply
Komputer merupakan sumber listrik utama yang menyediakan tegangan + 12V, -12V,
+ 5V, -5V, dan sinyal POR (Power On Reset) untuk mengaktifkan motherboard. Daya
maksimal yang dapat di konsumsi oleh power supply ini sekitar 200 watt dengan
tegangan masuk sebesar 220 V AC dari PLN. Dengan efisiensi yang sangat tinggi
power supply ini sekitar 200 watt dapat menyediakan tegangan sebesar + 5V
dengan arus sekitar 15 - 20 A untuk keperluan peralatan digital motherboard,
disk drive, hard disk, fan prosessor, CD-Rom Drive dan card-card yang
dimaksudkan pada slot motherboard. Bila beban power supply berlebihan, maka
komputer akan tidak jalan atau bisa berjalan tetapi tidak normal terutama pada
saat kelistrikan yang di butuhkan meningkat sampai limit. Kerusakan yang sering
terjadi ialah akibat beban berlebihan, tegangan masuk yang tidak stabil, sistem
ground yang tidak baik, dan sebab-sebab lain. Gangguan paling fatal untuk untuk
power supply ialah bila tidak mengeluarkan tegangan sama sekali, walaupun sudah
di beri tegangan masuk sesuai dengan kebutuhan. Cara praktis untuk memperbaiki
power supply komputer dapat di lakukan sebagai berikut :
1. Lepaskan
kotak power supply dari cassing agar memudahkan memeriksa rangkaian elektronik
dan lepaskan seluruh kabel dari alat-alat lain. Bukalah kotak power supply
sambil memeriksa fisik komponen elektronik, barangkali ada yang terbakar dapat
diketahui.
2.
Periksalah FUSE pada masukkan AC 220V dari sumber listrik luar, lepaskan FUSE
tersebut dari soketnya dan ukur hubungan kawat pengamannya dengan ohm-meter
pada posisi X1. Jarum ohm-meter harus menunjukkan nilai sekitar 0 ohm, yang
berarti FUSE tersebut masih baik. Jika ohm-meter menunjukkan angka yang tak
terhingga, berarti FUSE sudah putus, harus diganti baru. Jangan melakukan
sambungan kawat pada FUSE yang sudah putus, karena batas arus lelehnya mungkin
akan menjadi lebih besar dan akan menyebabkan kerusakan bagian lain.
3. Jika FUSE
baik atau sudah diganti baru tetapi masih juga tidak dapat mengeluarkan
tegangan DC, maka lanjutkan dengan memeriksa transistor power switching 2SC3039
(dua buah) yang bertugas sebagai kendali catu daya secara PWM. Lepaskan dua
transisitor 2SC3039 tersebut dari PCB dan lakukan pemeriksaan kondisi
masing-masing dengan multimeter. Bila salah satu transistor rusak untuk
menggantinya sebaiknya keduanya diganti dengan transistor baru, agar
karakteristiknya terjamin dan simetris, ketidakseimbangan karateristik dua
transistor ini menyebabkan gangguan stabilitas tegangan DC yang dikeluarkan
power supply.
4. Lepaskan
diode brigde atau empat buah diode perata yang langsung meratakan arus listrik
AC pada bagian masukkan, periksalah kondisi diode ini dengan multimeter. Kadang
sering terjadi salah satu diode-nya bocor atau hubungan singkat, sehingga arus
listrik AC ikut masuk ke rangkaian switching dan melumpuhkan power supply
secara keseluruhan transistor power akan ikut rusak, terbakar. Bahkan jika
tingkat kebocoran diode ini ini sangat besar, maka trafo switching akan
meleleh, kawatnya terkelupas, dan terhubung singkat, kerusakan ini yang paling
fatal.
5. Periksa
juga transistor pembangkit pulsa "power on reset", juga kapasisitor
dan resistor yang terdapat pada rangkaian basis transistor tersebut. Jika
rangkaian transistor ini bekerja dengan baik, maka seluruh hasil regulasi
tegangan DC akan di reset oleh pembangkit PWM dan akibatnya power supply tidak
mengeluarkan DC sama sekali. Gantilah transistor baru jika dari pengetesan
transistor POR ini ternyata rusak. Begitu juga apabila kapasitor di test akan
kering, nilainya berubah, maka harus di ganti baru dengan nilai yang persis
sama dengan sebelumnya.
6. Karena
Power Supply komputer umunya bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi dari
suhu ruangan, maka ada kemungkinan karena panas yang berlebihan menyebabkan
solderan kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang terlepas. Periksalah
seluruh solderan pada PCB Power Supply, lebih bagus lagi pastikan hubungannya
di perbaiki dengan jalan di solder ulang dengan timah yang lebih lunak (encer,
flux 60/40). Sehingga hubungan kabel atau kaki komponen yang mungkin longgar
dapat di jamin bersambung kembali dan umumnya power supply akan dapat bekerja
normal kembali.
7. Komponen
aktif yang pengetesannya tidak dapat di lakukan dengan multimeter adalah
ICTL494 yang bertugas sebagai pembangkit PWM untuk mengendalikan transistor
power switching bekerja. IC ini hanya di test dengan membandingkan terhadap IC
yang normal pada power supply yang lain yang sejenis. Pergunakan soket IC yang
dicurigai rusak dengan IC pembanding yang masih bagus.
8. Bila
proses pemeriksaan dan pergantian komponen yang rusak sudah dilakukan secara
keseluruhan, maka cobalah power supply dihidupkan dengan memasang beban berupa
disk drine saja. Periksalah apakah kipasnya berputar, ukur tegangan kabel yang
berwarna kuning (+12), merah (+5), biru (-5), biru (-12), orange (POR) terhadap
kabel warna hitam (ground). Bila parameter tegangan pada kabel-kabel tersebut
sudah benar, matikan power supply dan gantilah bebannya dengan motherboard atau
beban lengkap seperti semula, cobalah sekali lagi.
Rabu, 06 Maret 2013
Troblushoting pada MotherBoard
Trouble Shooting Motherboard
Papan induk (motherboard) adalah papan sirkuit
tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti microprocessor dan
memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya dan motherboard biasa
disingkat dengan kata mobo. Kalau
prosesor dianggap sebagai “otak” komputer, maka motherboard boleh dianggap
merupakan “jantung” kehidupan di PC. Sebagai komponen yang menyandang “beban
berat” kerusakan sedikit saja bisa membikin PC tersengal-sengal. Pada komputer
generasi awal, komponen seperti prosesor dan Ram langsung dilekatkan pada
motherboard tanpa bisa diganti-ganti atau ditambah lagi. Model semcam ini
dinamakan backplane. Desain baru yang bersifat modular memungkinkan penggantian
beberapa komponen yang melekat pada motherboard secara mudah, sekaligus
memberikan keleluasaan tersedianya peluang-peluang peningkatan teknologi PC itu
sendiri. Masalah dalam satu peralatan akan berpengaruh terhadap operasi
peralatan lainnya dan kadang-kadang
mengganggu sistem operasi. Pengecekan berikut akan membantu memecahkan
masalah.
Ø Cek sambungan kabel power supply utama dan
kabel tegangan DC.
Ø Cek sambungan kabel keyboard.
Ø Cek sambungan kabel monitor dan kabel daya
monitor.
Ø Cek konfigurasi setting CMOS
Ø Cek sambungan kabel power dan kabel data
drive.
Ø Cek semua card yang terpasang pada slot I/O
Ø Cek disket boot di drive A
Ø Cek CDROM
Ø Cek sambungan speaker
Setelah
semua pengecekan dilakukan, hidupkan saklar power dan cari pesan kesalahan POST.
Dari pesan POST permasalahan dapat dilokalisir dan diperbaiki. Ketika POST
tidak dapat berjalan, maka masalah terjadi pada motherboard dan rangkaian
didalamnya.
Selasa, 05 Maret 2013
Waktu Pertandingan
Permainan dilangsungkan dalam 3 babak yang
setiap babak terdiri dari 2 menit. Di antara babak yang satu dengan lainnya
diberikan waktu istirahat 1 menit. Waktu ketika wasit menghentikan pertandingan
tidak termasuk waktu bertanding dan perhitungan terhadap pemain yang jatuh
karena serangan yang sah tidak termasuk waktu bertanding.
Sasaran Yang dapat dijadikan sasaran perkenaan adalah bagian tubuh kecuali leher ke atas dan kemaluan yaitu dada, perut, punggung dan pinggang kiri serta kanan. Bagian tungkai lengan dapat dijadikan sasaran serangan menjatuhkan dan mengunci tetapi tidak mempunyai nilai sebagai sasaran perkenaan. Setiap pertandingan dipimpin oleh 1 (satu) orang wasit dan dibantu oleh 5 (lima) orang juri penilai.
Senin, 04 Maret 2013
Kelas - Kelas pertandingan pencak silat
Menurut berat badan, pesilat dibagi dalam
kelas-kelas :
Golongan Remaja :
Kelas A, 33 – 39 kg
Kelas B, di atas 36 – 39 kg
Kelas C, di atas 39 – 42 kg
Kelas D, di atas 42 – 45 kg
Kelas E, di atas 45 – 48 kg
Kelas F, di atas 48 – 51 kg
Kelas G, di atas 51 – 54 kg
Kelas H, di atas 54 – 57 kg
Kelas I, di atas 57 – 60 kg
Golongan Teruna :
Kelas A, 40 – 45 kg
Kelas B, di atas 45 – 50 kg
Kelas C, di atas 50 – 55 kg
Kelas D, di atas 55 – 60 kg
Kelas E, di atas 60 – 65 kg
Kelas F, di atas 65 – 70 kg
Kelas G, di atas 70 – 75 kg
Kelas H, di atas 75 – 80 kg
Dengan seterusnya selisih 5 kg
Kelas bebas, berat di atas 65 kg.
Golongan Remaja :
Kelas A, 33 – 39 kg
Kelas B, di atas 36 – 39 kg
Kelas C, di atas 39 – 42 kg
Kelas D, di atas 42 – 45 kg
Kelas E, di atas 45 – 48 kg
Kelas F, di atas 48 – 51 kg
Kelas G, di atas 51 – 54 kg
Kelas H, di atas 54 – 57 kg
Kelas I, di atas 57 – 60 kg
Golongan Teruna :
Kelas A, 40 – 45 kg
Kelas B, di atas 45 – 50 kg
Kelas C, di atas 50 – 55 kg
Kelas D, di atas 55 – 60 kg
Kelas E, di atas 60 – 65 kg
Kelas F, di atas 65 – 70 kg
Kelas G, di atas 70 – 75 kg
Kelas H, di atas 75 – 80 kg
Dengan seterusnya selisih 5 kg
Kelas bebas, berat di atas 65 kg.
Minggu, 03 Maret 2013
IPSI
Apa Kepanjangan dari IPSI ?
IPSI adalah IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA
IPSI adalah Organisasi nasional indonesia yang berupa PENCAK SILAT secara resmi di indonesia
SEJARAH Pencak silat
Pencak silat sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat Indonesia , Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya,
Pencak Silat merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari hasil budi daya yang turun temurun. Sampai saat ini belum ada naskah atau himmpunan mengenai sejarah pembelaan diri bangsa Indonesia yang disusun secara alamiah dan dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi sumber bagi pengembangan yang lebih teratur.
Hanya secara turun temurun dan bersifat pribadi atau kelompok latar belakang dan sejarah pembelaan diri inti dituturkan. Sifat-sifat ketertutupan karena dibentuk oleh zaman penjajahan pada masa lalu merupakan hambatan pengembangan di mana kini kita yang menuntut keterbukaan dan pemassalan yang lebih luas.
Perkembangan pada zaman sebelum penjajahan Belanda
Nenek moyang kita telah mempunyai peradaban yang tinggi, sehingga dapat berkembang menjadi rumpun bangsa yang maju.
Nenek moyang kita telah mempunyai peradaban yang tinggi, sehingga dapat berkembang menjadi rumpun bangsa yang maju.
Begitu pula para empu yang membuat senjata pribadi yang ampuh seperti keris, tombak dan senjata khusus.
Untuk menjadi prajurit atau pendekar diperulan syarat-syarat dan latihan yang mendalam di bawah bimbingan seorang guru.
Sehingga basis-basis agama Islam terkenal dengan ketinggian ilmu bela dirinya. Jelaslah, bahwa sejak zaman sebelum penjajahan Belanda kita telah mempunyai sistem pembelaan diri yang sesuai dengan sifat dan pembawaan bangsa Indonesia.
Perkembangan Pencak Silat pada pendudukan Jepang
Terhadap Pencak Silat sebagai ilmu Nasional didorong dan dikembangkan untuk kepentingan Jepang sendiri, dengan mengobarkan semangat pertahanan menghadapi sekutu.
Di mana-mana atas anjuran Shimitsu diadakan pemusatan tenaga aliran Pencak Silat. Di seluruh Jawa serentak didirkan gerakan Pencak Silat yang diatur oleh Pemerintah. Di Jakarta pada waktu itu telah diciptakan oleh para pembina Pencak Silat suatu olarhaga berdasarkan Pencak Silat, yang diusulkan untuk dipakai sebagai gerakan olahraga pada tiap-tiap pagi di sekolah-sekolah.
Perkembangan Pencak Silat pada Zaman Kemerdekaan
Walaupun pada masa penjajahan Belanda Pencak Silat tidak diberikan tempat untuk berkembang, tetapi masih banyak para pemuda yang mempelajari dan mendalami melalui guru-guru Pencak Silat, atau secara turun-temurun di lingkungan keluarga.
Jiwa dan semangat kebangkitan nasional semenjak Budi Utomo didirikan mencari unsur-unsur warisan budaya yang dapat dikembangkan sebagai identitas Nasional. Menyadari pentingnya mengembangkan peranan pencak silat maka dirasa perlu adanya organisasi pencak silat yang bersifat nasional, yang dapat pula mengikat aliran-aliran pencak silat di seluruh Indonesia. Pada tanggal 18 Mei 1948, terbentuklah Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) dengan susunan pengurus besar.
Kini IPSI tercatat sebagai organisasi silat nasional tertua di dunia.
- Ketua Umum : Mr. Wongsonegoro
- Wakil Ketua : Suria Atmadja
- Penulis Umum : Marijun Sudirohadiprodjo
- Bendahara : Suratno Sastroamidjojo
Program utama disamping mempersatukan aliran-aliran dan kalangan Pencak Silat di seluruh Indonesia, IPSI mengajukan program kepada Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah-sekolah.
Usaha yang telah dirintis pada periode permulaan kepengurusan di tahun lima puluhan, yang kemudian kurang mendapat perhatian, mulai dirintis dengan diadakannya suatu Seminar Pencak Silat oleh Pemerintah pada tahun 1973 di Tugu, Bogor. Dalam Seminar ini pulalah dilakukan pengukuhan istilah bagi seni pembelaan diri bagnsa Indonesia dengan nama "Pencak Silat" yang merupakan kata majemuk. Di masa lalu tidak semua daerah di Indonesia menggunakan istilah Pencak Silat. Di beberapa daerah di jawa lazimnya digunakan nama Pencak sedangkan di Sumatera orang menyebut Silat. Sedang kata pencak sendiri dapat mempunyai arti khusus begitu juga dengan kata silat.
Pencak, dapat mempunyai pengertian gerak dasar bela diri, yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar, latihan dan pertunjukan.
Silat, mempunyai pengertian gerak bela diri yang sempurna, yang bersumber pada kerohanian yang suci murni, guna keselamatan diri atau kesejahteraan bersama, menghindarkan diri/ manusia dari bela diri atau bencana.
"Pencak Silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela/mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya (manunggalnya) terhadap lingkungan hidup/alam sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa."
Kenangan BOGOR (kenaikan sabuk)
Kenangan Di Bogor..
Bogor tempatnya indah, pemandangannya juga bagus..
dan di sana sedang panen buah rambutan..
Tapi yang saya bingung kenapa warga sekitar tidak mengambil buah rambutan tersebut ?
atau sudah bosen/ yg lainnya,,,
Namun kenangan ini tidak bisa saya lupakan ..
Sekaligus disana Saya Sedang kenaikan sabuk PENCAK SILAT (OCC.PANGASTUTI)
Hal yang paling saya senang disana adalah :
Saya suka Saat-saat berkumpul bersama teman-teman , hal ini aku ingin sekali terjadi lagi suatu saat nanti ..
Bogor tempatnya indah, pemandangannya juga bagus..
dan di sana sedang panen buah rambutan..
Tapi yang saya bingung kenapa warga sekitar tidak mengambil buah rambutan tersebut ?
atau sudah bosen/ yg lainnya,,,
Namun kenangan ini tidak bisa saya lupakan ..
Sekaligus disana Saya Sedang kenaikan sabuk PENCAK SILAT (OCC.PANGASTUTI)
Hal yang paling saya senang disana adalah :
- sedang Berenang/mandi di kali bersama teman.
- Makan rambutan bersama - sama..
Saya suka Saat-saat berkumpul bersama teman-teman , hal ini aku ingin sekali terjadi lagi suatu saat nanti ..
Persaudaraan tidak akan bisa PUTUS sampai akhir HAYAT nanti..
Langganan:
Postingan (Atom)



.jpg)
.jpg)


